Rabu, 23 Mei 2012

Lirik Lagu Marjinal - Predator


Perbedaan tak lagi dipikirkan
Kesetaraan dilihat sebelah mata
Yang kuat dialah yang berkuasa
Yang lemah dialah yang teraniaya

Perbedaan disambut dengan pukulan (o waeo�)
Perbedaan disambut dengan senjata (keras kepala)
Kekuatan selalu untuk menindas

Untuk membunuh, bunuh membunuh
Untuk merampas, rampas merampas
Untuk menghina, hina menghina
Sesungguhnya kita bukan apa-apa�. Hanya!

Hanya, hanya robot-robot
Hanya, hanya predator-predator

Matinya akan rasa kehidupan
Kemiskinan mengisi ruang-ruang kepala
Perbedaan dilihat sebagai ancaman
Yang selalu disambut dengan kebencian

Lirik Lagu Marjinal - Rencong - Marencong


Hei bagaimana kabar kawan-kawan
Apakah baik kondisimu disana
Kami disini sedang bernyanyi kawan
Akan senandung lagu rindu tentang kamu

Yang ada di timur, bagaimana kabarmu
Yang ada di barat, bagaimana kabarmu
Yang ada di utara, bagaimana kabarmu
Yang ada di selatan, bagaimana kabarmu

Yang ada di gunung, bagaimana kabarmu
Yang di sebrang lautan, bagaimana kabarmu
Yang di kota-kota, bagaimana kabarmu
Yang di desa-desa, bagaimana kabarmu

Yang dibalik tembok, bagaimana kabarmu
Yang dikolong jembatan, bagaimana kabarmu
Yang dipasar-pasar, bagaimana kabarmu
Yang dijalan-jalan, bagaimana kabarmu

Yang tersapu badai, bagaimana kabarmu
Yang terbakar matahari, bagaimana kabarmu
Yang terbujur sakit, bagaimana kabarmu
Yang berselimut dingin, bagaimana kabarmu

Kurindukan selalu untuk dirimu
Semoga kau disana bersahaja slalu

Rencong marencong, rencong marencong

Lirik Lagu Marjinal - Rumah Sakit Berengsek


dirumah rumah sakit brengsek
oooooowwwwww
oooooowwwwww
ooo...oooo...oooo...oooo
oooooowwwwww
oooooowwwwww
inilah yang terjadi
korupsi dan kolusi
untuk memperkaya diri
itu sudah tradisi

lihatlah dirumah sakit
orientasinya duit
banyak pasien yang menjerit
karena biaya mencekik

ngomong soal profesi
uang yang diutamakan
janjinya kemanusiaan
tapi hanya janji doang

kemanusiaan tidak dipikirkan
bila kau punya uang barulah lain urusan
kemanusiaan tidak dipikirkan
rumah sakit bayar dulu uang yang diutamakan

ternyata sumpah dan janji
serta kata kata hanya basa basi
kau hianati negri ini
atas nama profesi

ooo.. ini yang terjadi
ternyata banyak penjahat berpakaian rapi [lawan]
ooo.. ini yang terjadi
ternyata banyak penjahat dinegri sendiri (bangsat)
ooo.. ini yang terjadi
ternyata banyak penjahat berpakaian rapi [oooo]
ooo.. ini yang terjadi
ternyata banyak penjahat dinegri sendiri
ooooo
dirumah rumah sakit
birokrasinya berbelit
apalagi tak berduit
kau pasti kan di persulit

persetan orang gak punya
harga obat dimainkan
orang sakit di objek kan
semuanya pakai bayaran

kemanusiaan tidak dipikirkan
bila kau punya uang barulah lain urusan
kemanusiaan tidak dipikirkan
rumah sakit bayar dulu uang yang diutamakan

ternyata sumpah dan janji
serta kata kata hanya basa basi
kau hianati negri ini
atas nama profesi

ooo.. ini yang terjadi
ternyata banyak penjahat berpakaian rapi [lawan]
ooo.. ini yang terjadi
ternyata banyak penjahat dinegri sendiri [oooowww]
ooo.. ini yang terjadi
ternyata banyak penjahat berpakaian rapi [lawan]
ooo.. ini yang terjadi
ternyata banyak penjahat dinegri sendiri [oooowww]

di rumah rumah sakit
banyak pasien menjerit
karena biaya mencekik
lantaran gak punya duit

di rumah rumah sakit
banyak pasien menjerit
lantaran dipersulit
kan dokternya pada singit

kemanusiaan tidak dipikirkan
bila kau punya uang barulah lain urusan
kemanusiaan tidak dipikirkan
rumah sakit bayar dulu uang yang  diutamakan

kemanusiaan tidak dipikirkan
bila kau punya uang barulah lain urusan
kemanusiaan tidak dipikirkan
rumah sakit bayar dulu uang yang  diutamakan

dirumah rumah sakit brengsek
dirumah rumah sakit ngehek

Lirik Lagu Marjinal - Suara Reality


Ini bukan Nitsche atau Kahlil gibran
Karya sastra atau manisnya merangkai kata
Tapi ini tentang suara realita
Yang bangkit dari dalam neraka

Bala-bala luka jadi teman setia yang menemani
Hingga larut malam dan tak mau pergi
Hidup Pun tak terasa lagi

Suara suara hati berteriak sekencang kencangnya suara
Tak terdengar tertampar, terbungkam
Dengan tawanya mesin-mesin pembunuh

Oooo�.oooo�ooo

Lari dan terus berlari
Menggapai mimpi walau penuh kawat berduri
Dan tak ada lagi tempat tuk sembunyi
Derita selalu mengawasi/mengangkangi

Kehidupan ini bagaikan sakit yang tak kunjung terobati
Hari kehari semakin menjadi�.parah!!!

Hidup Pun semakin gawat
Yang kuat semakin menjadi rayap
Yang tak kuat jadi santapannya rayap, Tiarap!
Wainalillahi rojiun, mati!/is dead!

Lirik Lagu Marjinal - Tang Dung Dung


wan tut tri prot
Cobalah dengar dan mulailah pikirkan ada apa....
Ada nafas srigala berbau mesiu
Cobalah lihat dan mulailah pikirkan ada apa...
Sampah berserakan, ada tokai mengambang di lingkungan kita
Cobalah sentuh rasakan dan pikirkan ada apa.... ada kenyataan

Inilah hidup, bukan kematian
Inilah hidup, penuh kebusukan, kemunafikan dan tailah kau
Inilah hidup, bukan impian
Inilah hidup, penuh kenyataan, tulis, tulis dan tulis

Cobalah dengar dan mulailah pikirkan ada apa....
Ada nyanyian jiwa menghadapi kenyataan
Cobalah lihat dan mulailah pikirkan ada apa... lubang2X hitam
Sirami titik terang agar tumbuh rerumputan
Cobalah sentuh rasakan dan pikirkan, ada darah
Darah2X kehidupan

Co, co, co, co, baaaaa
Kenyataan adalah ilmu (guru)
Alam raya itu sekolahku
 

Lirik Lagu Marjinal - Yang Penting Ku Suka


sampai hidupku ini tak punya rasa lagi
ku takkan berhenti tuk mengikuti kata hati (hoo hoo hoy)
sampai diriku ini tak punya daya lagi
ku takkan berhenti untuk mengapai mimpi mimpi
sampai jari tengahku tak bisa mengacung lagi
ku takkan berhenti walau harus naik gerbong lagi (heh heh hey)
ku tak peduli punyakau siapa yang penting ku suka
ku tak peduli walau kau tak suka
itu sudah biasanya membuatku semakin mengila
dan semakin tergoda yang menahan nahan derita
walau kawat berduri taruh dalam jerami
ku takkan berhenti kuikuti jejak kriminal
waktu trus berlari lari dan lari lagi
ku takkan berhenti tetap ku ikuti kata hati [yeahh]
ku tak peduli punyakau siapa yang penting ku suka
ku tak peduli walau kau tak suka itu sudah biasa(2x)

Lirik Lagu Marjinal - Boikot


Gilanya tradisi yang ada didunia ini
Siapa yang kuat dialah yang berkuasa
Berlomba-lomba tuk mengincar-incari mangsa
Jika manusia tak kenal lagi manusia

Jilat-menjilat itu mah sudah biasa
Tikam sana tikam sini dan siap memangsa
He��hei tai asu
Yang menjadi srigala tuk manusia yang lainnya
Manusia semakin gila

**
Yang kuat menguasai yang lemah dikorupsi
Yang kaya semakin kaya yang miskin semakin miskin
Yang pintar membodohi yang bodoh dibudayakan (2x)

Boikot boikot budaya yang memiskinkan
Boikot boikot budaya yang merusak
Boikot boikot budaya yang memiskinkan
Boikot boikot budaya yang merusak

He����hei tai asu
Saling menghisap jilat-menjilat saling injak-menginjak
Rampas-merampas tak pernah puas jadi semakin buas (2x)

Manusia semakin tak isi

Kembali ke **
Copyright © kumpulan lirik band indo | Designed by: TheMasDoyok.Com